Hartadinata Segera Luncurkan Properti dan Rumah Sakit Berbasis Syariah

JAKARTA | “Saya tidak pintar, saya hanya punya motivasi tinggi, dan kemauan keras untuk belajar. Di manapun, dalam keadaan apapun saya siap belajar dan menghafal. Sehari belajar setidaknya empat jam.”

Pepatah mengatakan, “Setinggi-tinggi bangau terbang, akhirnya ke kubangan juga.” Maknanya, sejauh-jauh pergi merantau, akhirnya kembali ke kampung halaman juga. Barangkali pepatah itu berlaku bagi seorang pengusaha muda, Hartadinata Harianto, yang jauh belajar dan berbisnis di Negeri Paman Sam, akhirnya berlabuh di negeri asalnya Indonesia. Kini Harta menjabat sebagai Managing Partner & Head of Asia Pasific Century Development Group USA.

Meski Harta lahir di negeri orang, Sydney – Australia, 21 April 1994 yang lampau, tapi ayahnya Chandradinata, berasal dari Surabaya yang besar di Lamongan. Co-CEO Stern Reseources itu bersama rekan-rekan bisnisnya dari Amerika Serikat segera berinvestasi di Indonesia.

Sebelumnya, Harta telah bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemda DIY untuk membahas rencana investasinya tersebut. Harta mengaku antusias untuk berinvestasi di Indonesia.

Saat ini pihaknya akan fokus investasi di bidang kesehatan dan properti. “Kami akan membangun rumah sakit atau klinik, serta health care di Yogyakarta,” ujar salah satu konglomerat termuda di Indonesia ini.

Selain di Yogyakarta, Harta dan para investor AS itu juga menaruh minat untuk berinvestasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka akan menanamkan sahamnya di berbagai sektor, seperti real estate, kesehatan, perikanan, pertanian, pertambangan, makanan, kelistrikan dan parawisata.

Hartadinata Harianto merupakan anak muda Indonesia yang sukses di Amerika Serikat. Sejak usia 17 tahun, pria yang kerap disapa Harta ini berhasil mengukir prestasi gemilang dengan dinobatkan sebagai Warga Negara Indonesia peraih IPK sempurna, yakni 4.0 di Bard High School Early College (BHSEC), Sekolah terkemuka di New York, yang merupakan sekolah favorit dan menerapkan sistem akselerasi atau percepatan.

Harta punya motivasi yang kuat dan keinginan untuk selalu belajar. Ia sempat menghabiskan masa kecilnya di Surabaya,. Pada usia 11 tahun, tepatnya di tahun 2006, Harta sudah berhasil meraih Math Academic Excellence. Juga penghargaan Academic Gold Honor Roll di tahun 2007, Ambassador’s Awards for Excellence dari Duta Besar Republik Indonesia di Washington DC pada Desember 2011, serta dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) yakni WNI peraih GPA 4.0 dan motivator termuda.

“Saya tidak pintar, saya hanya punya motivasi tinggi, dan kemauan keras untuk belajar. Di manapun, dalam keadaan apapun saya siap belajar dan menghafal. Sehari belajar setidaknya empat jam. Kalau ujian sedang berlangsung maka saya bisa belajar lebih dari 24 jam. Jika ujian hari Senin, maka sejak pukul 6 pagi minggu saya sudah belajar dan menghafal, dan saya tidak akan tidur selama 24 jam sampai hari ujian tiba,” kata Harta yang sejak kelas dua SD pindah dan menetap di Amerika Serikat mengikuti kedua orang tuanya.

Peraih gelar BA in Economics from Stony Brook University dengan predikat Magna Cum Laude ini, bersama Stern Resource, saat ini sedang mengatualisasikan manajemen perhotelan internasional untuk membangun perumahan. Stern Healthcare adalah contoh lain yang sempurna yang mewujudkan motivasi ini dan filosofi.

“Melalui platform ini, kami sedang mencari untuk mengembangkan dan memperoleh rumah sakit di daerah di mana saja yang memiliki permintaan yang kuat dan layanan kesehatan yang terbatas,” ujar Harta yang sejak tahun 2016 bergabung dengan Century Development Group USA dan menjabat sebagai Managing Partner & Head of Asia Pasific.

Harta ingin mengembangkan potensi yang dimiliki, terutama dalam bidang bisnis properti. “Saya termotivasi untuk menciptakan hal-hal yang menghasilkan nilai yang berarti bagi konsumen. Selain itu juga, menikmati tantangan melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan oleh orang lain, sehingga menciptakan jalan yang unik sendiri,” kilahnya.

Motivasi Bisnis

Motivasi yang kuat dan keinginan untuk selalu belajar yang dimiliki, lelaki yang sempat menghabiskan masa kecilnya di Surabaya itu telah membuat prestasi dan hasil maksimal yang selalu diraihnya. Dengan latar belakang pendidikan di bidang keuangan inilah, Harta memasuki dunia bisnis properti dan rumah sakit.

Dilihat dari perspektif murni keuangan, kata Harta, daya tarik bisnis ini hanya dipengaruhi oleh berapa faktor yang menghasilkan dan efisiensi operasional yang dikenal sebagai “margin”. Namun, satu hal yang terkadang diabaikan oleh masyarakat umum, yakni biaya modal dalam struktur modal proyek.

“Saya melihat bagaimana cara untuk mendapatkan modal dan biaya rendah, untuk mengembangkan produk real estate yang berkualitas dan memberikan keamanan dan kenyamanan,” ujar peraih Master of Arts di bidang Keuangan dari Claremont McKenna, tahun 2015.

Hal ini dibuktikan dengan proyek The Farrington Tower sebagai proyek pertama dan beberapa proyek lain yang sudah ada dalam perencanaan. Apalagi sebagai My Partner & Mentor, George Xu Century Development Group, memiliki pengalaman yang luas. Bersama mereka, banyak belajar dan akhirnya berkolaborasi bersama.

Harta mengungkapkan, sejak akhir 1990-an, Xu telah terlibat dalam perkembangan perumahan, komersial, mixed-use dan proyek perhotelan terutama di wilayah Queens, New York. Untuk saat ini, George Xu telah bekerja di lebih dari satu juta kaki persegi perkembangan real estate; super blok termasuk perumahan, perhotelan, perkantoran, dan ritel. Total nilai proyek yang telah selesai setelah dihitung menjadi lebih dari $ 237, 000,000. Kekayaan bersihnya proyek saat ini dan terus berkembang diantisipasi akan lebih $ 421.000.000. Total aset proyek nya lebih $ 658.000.000.

Disisi lain, ketertarikan dalam bisnis properti yakni adanya motivasi oleh nilai untuk menciptakan. Baik dalam konteks keuangan dan social. Sebagai orang bisnis, penting untuk mengambil proyek-proyek yang layak secara  financial dan bermanfaat. Namun Harta lebih menyukai mengambil proyek-proyek yang menguntungkan masyarakat dan komunitas.

Tips Sukses

Harta mengaku, kunci kesuksesannya itu ada tiga, Pertama, motivasi yang tinggi, Kedua Confidence percaya diri yang tinggi, ketiga Determination. Jika kita menginginkan sesuatu, katakan “I REALLY WANT IT , I KNOW I CAN DO IT, I WANT DO ANYTHING TO GET IT “

Tahun 2016 ini dirasakan Harta sebagai waktu yang tepat untuk masuk pasar Indonesia. bersama Stern Resources dan beberapa mitra telah melakukan eksplorasi pasar di Indonesia. “pasar Indonesia merupakan pasar yang sangat menarik di samping China. Karena itu dalam waktu dekat kita akan masuk pasar Indonesia,” ujarnya.

Diakui Harta, Ada banyak investor yang ingin memasuki pasar Indonesia, tetapi tidak memiliki pengalaman bisnis di Indonesia. Sampai sekarang, kami sedang mencari mitra lokal di Indonesia untuk menjamin dan memfasilitasi aspek penting seperti hukum dan perizinan, dan sebagainya.

Dengan kelas menengah yang berkembang serta pola pikir US-centric populer dengan demografi yang ada, kita menemukan pembangunan rumah sakit dan pembangunan apartemen merupakan hal yang menarik.

Misalnya rumah sakit, merupakan kebutuhan yang mendesak. Dimana suplay dan demandnya belum berimbang. Sehingga dapat bersaing dengan negara negara tetangga seperti Singapore, Malaysia dan negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan negara-negara maju lainnya.

“Kami percaya bahwa ada peluang untuk membangun dan memberikan perawatan rumah sakit di Jakarta maupun di kota lainnya seperti, Surabaya, dan Bali, di mana pasokan mungkin tidak tersedia dan permintaan yang diwakili oleh pendapatan per Kapita cukup memadai.”

Selain itu,  peluang besar juga terlihat dari segi permintaan hunian yang terjangkau seperti apartemen. “Kami sedang mengevaluasi kemitraan dengan sejumlah mitra perhotelan dan rumah sakit swasta di AS untuk kolaborasi potensial dalam mengembangkan di Indonesia,” ujar peraih S2 Master of Finance di usia 21 tahun ini. (des)

 

 

 

 

 

 

News Feed