Dorong Gerak Ekonomi Masyarakat, GERAKMU Kolaborasi Bangun Negeri

Jakarta Convention Center (JCC) , 19 September 2019 – Untuk mendorong gerak ekonomi masyarakat semakin bergulir dalam menghadapi dinamika global khususnya akses di pasar modern, Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI) mendukung rangkaian program Kolaborasi Bangun Negeri GERAKMU (Gerakan Wirausaha Muda) “Millenials Entrepreneur Course” yang diadakan oleh BIG Indonesia Foundation berupa pembinaan wirausaha muda, start-up, UMKM yang ingin mengembangkan usahanya untuk masuk ke pasar modern dan ekspor.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh BIG Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Dosen Indonesia dan Forum Rektor Indonesia dengan dukungan Kemenristekdikti dan Kemenperin, Kemenpora serta institusi terkait lainya seperti AP3MI, ISMI (Ikatan Saudagar Muslim Indonesia) melakukan rangkaian prorgam GERAKMU (Gerakan Wirausaha Muda) Millenial Entreprenuer Course guna meningkatkan peran Perguruan Tinggi untuk menjadi Inkubator dan lumbung wirausaha baru. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pembinaan wirausaha pemula sampai dengan akses pemodalan/forum investasi bagi
mahasiswa, dosen dan masyarakat umum untuk unit bisnis UMKM, Startup, technopreneur dan socioprenuer dengan target peserta 50.000 orang selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini telah dibuka tanggal 13 Juli di Balairung Universitas Indonesia, roadshow dibeberapa kota, yaitu di Lampung dan Banjarmasin, workshop dan camp 24-25 Agustus 2019, pendampingan tanggal 26 Agustus, kunjungan ke perusahaan tanggal 27 Agustus 2019 dan penutupan dengan pithcing serta pameran tanggal 18-20 September di Jakarta
Convention Center (JCC) yang difasilitasi dan menjadi bagian dari acara pameran Internasional GESS Indonesia, yang merupakan pameran internasional terbesar terkait inovasi pendidikan.

BACA JUGA:  Inspeksi Dadakan di Medan, Dirut PT KAI Tanyakan Penumpang Soal Layanan

BIG Indonesia sebagai yayasan dengan misi “Youth acceleration” khususnya dalam pendampingan untuk akselerasi akses pasar, akselerasi usaha dan akses pemodalan dan lainnya yang diharapakan dapat menjadi wadah bagi pemuda agar dapat mengembangkan kemandirian mereka khususnya dalam percepatan/akselerasi dibidang usaha sehingga siap menghadapi tantangan global dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dwi Andayani sebagai founder BIG Indonesia, berharap dengan kegiatan ini dapat terwujudnya Ekosistem Community Empowerment untuk pemberdayaan pemuda dan masyarakat dengan fokus membangun ekosistem yang terpadu untuk mewujudkan kemandirian di bidang kewirausahaan dengan sinergi dan kolaborasi dengan banyak pihak agar membentuk ekosistem yang berkelanjutan dan pada gilirannya akan memberikan dampak signifikan pada Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia (IPP).
Mengangkat tema : Kolaborasi Bangun Negeri : Wirausaha Muda Berdikari, Siap Hadapi Era 4.0

Diakhir kegiatan ini dilaksanakan kegiatan Pitching Business, dimana para peserta binaan akan mempresentasikan/memaparkan business plan yang peserta binaan BIG Indonesia sampaikan secara verbal kepada Calon Investor dalam wakyu yang singkat guna mendapatkan Akses Permodalan selain itu juga dilaksanakan Memorandum of
Understanding (MoU) antara BIG Indonesia Foundation dengan AP3MI, Visio Incubator, Pengusaha Kampus, dan Komunitas Digital Inovasi serta Launching of a New Logo, Website, dan Application BIG Indonesia Foundation.

BACA JUGA:  Inspeksi Dadakan di Medan, Dirut PT KAI Tanyakan Penumpang Soal Layanan

Prof. Dr. Armai Arief, MA selaku ketua dewan Pembina ADI berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk menjalin kolaborasi Penta Helix, antara stakeholder, pemerintah, perguruan tinggi dan industri dalam komitmen bersama untuk Inovasi Indonesia yang berdikari dan siap hadapi era 4.0.

Sebelumnya pada tanggal 27 Agustus 2019 telah dilakukan pendampingan kepada 50 UMKM yang hadir di tempat salah satu anggota AP3MI, yaitu PT Kobe Boga Utama yang berlokasi di Tangerang untuk mengikuti sharing knowledgesebagai pemasok pasar modern dan dilanjutkan dengan kunjungan dan pertemuan dengan pimpinan puncak dari salah satu retailer besar yang sangat mendukung perkembangan UKM, yaitu CEO dari PT Supra Boga Lestari Tbk. yang dikenal dengan retailer Ranch Market dan Farmers Supermarket, yaitu Mesvhara Kanjaya.

Menurut Ketua Bidang Pelatihan dan Pengembangan SDM AP3MI Mirawati Purnama, pertemuan ini membuka wawasan dan pengetahuan kepada wirausaha muda untuk lebih mengenal pasar modern dan bagaimana mempersiapkan diri sebagai pemasok pasar modern skala UMKM. AP3MI sangat mendorong perusahaan skala UKM untuk mampu mempersiapkan produknya agar dapat memenuhi kriteria dan persyaratan yang dibutuhkan sebagai pemasok pasar modern.

BACA JUGA:  Inspeksi Dadakan di Medan, Dirut PT KAI Tanyakan Penumpang Soal Layanan

Menurut Djohan Rachmat ketua umum AP3MI dalam satu satu visinya, AP3MI mendorong lebih banyak perusahaan skala UKM untuk dapat menjadi pemasok pasar modern dengan memberikan pelatihan dan bimbingan sehingga dapat meningkatkan
wawasan dan profesionalisme dalam menjalankan usaha bisnis di pasar modern. Hal ini bertujuan untuk menjadikan pasar modern juga sebagai rumah bagi pemasok industri dalam negeri, khususnya skala UKM.

AP3MI turut serta membantu Pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dengan mengembangkan sumber daya manusia terkait dengan usaha di bidang pemasok pasar modern dan membuat standard kompetensi profesi khususnya di pasar modern agar dapat menjalin kerjasama dengan retailer secara lebih professional dalam menjalankan kesepakatan perdagangan serta pengembangan bisnis kedepannya.

Kegiatan ini bukan hanya selesai sampai disini, BIG Indonesia akan terus melakukan pendampingan, inkubasi dan akselerasi bagi mahasiswa, dosen dan masyarakat umum yang ingin mengembangkan bisnisnya terutama dalam akselerasi akses pasar dan lainnya. Dwi Andayani sebagai penanggung jawab kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini bagian dariprogram besar BIG Indonesia dalam pembinaan wirausaha sampai dengan akses modal
dan mengembangkan usahanya untuk masuk ke pasar modern dan ekspor

News Feed