Grab Jalin Kerja Sama dengan GTech

BALI – Grab bersama GTech, yang bergerak di bidang penciptaan ekosistem digital berbasis data dalam sektor ritel, layanan keuangan, otomotif, manufaktur & property, menjalin kerja sama guna meningkatkan layanan masing-masing perusahaan serta memberikan nilai tambah untuk para pengguna jasa kedua perusahaan.

Nota Kesepahaman antara kedua perusahaan ditandatangani oleh Ariadi Anaya, President Director & CEO GTech Digital Asia dan Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, Kamis (21/3) di sela-sela acara TECHTalk yang diselenggarakan di UID Creative Campus Three Mountains, Kura Kura Bali dan disaksikan Ongki Kurniawan, Executive Director Grab Indonesia.

Melalui kerja sama ini, Grab akan menyediakan solusi layanan logistik melalui layanan GrabExpress untuk memberikan pengalaman belanja online terbaik bagi para pelanggan Mapemall.com, pusat belanja online untuk inspirasi fesyen dan gaya hidup yang menawarkan lebih dari 150 merk internasional termasuk merk-merk favorit seperti Mango, Marks & Spencer, Lacoste, Swarovski, Cotton On, Samsonite, Kipling, Cath Kidston, Swatch, Galleries Lafayette, SOGO, dan banyak lagi.

Di samping memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa kedua perusahaan, kerja sama ini juga akan memberikan kemudahan bagi karyawan GTech dan mitra usahanya untuk menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari melalui layanan Grab for Business, solusi transportasi inovatif yang didesain khusus untuk kalangan pebisnis.

“Kami sangat bangga dapat bermitra dengan GTech dan mitra usahanya yang memiliki rekam jejak yang kuat secara global. Kerja sama ini tidak hanya mengukuhkan posisi Grab sebagai every day super app yang menjawab kebutuhan harian para pengguna melalui serangkaian layanan yang kami miliki, tapi juga posisi kami sebagai pemain teknologi yang terkemuka dan saya sangat antusias dengan apa yang akan kami capai bersama,” jelas Ridzki Kramadibrata, President of Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Grab bekerja sama dengan TsingHua Southeast Asia (SEA) menyelenggarakan TECHTalk di Kura Kura, Bali bertema “Innovation for Mobility in Southeast Asia” yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah nasional dan pemerintahan daerah Bali, pihak swasta termasuk perusahaan start-up, institusi Pendidikan, LSM serta penggemar teknologi. TECHTalk akan mengeksplorasi ide-ide besar, wawasan, dan tren global teknologi yang akan dikelola oleh United in Diversity (UID) dan Kura Kura Bali. Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia membahas bagaimana inovasi teknologi dapat berkontribusi aktif dalam pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Cherie Nursalim, pendiri Kura Kura Bali mengatakan, “Grab merupakan perusahaan yang mendukung Better Business Better World dan penciptaan nilai (value creation) melalui platform pelatihan teknologi seperti TECHTalk Kura Kura Bali bersama TsingHua SEA dan menjangkau daerah-daerah tertinggal untuk menyediakan peluang pekerjaan. Kami senang dapat berkolaborasi dengan Grab dalam berbagai aspek, baik di Indonesia maupun Asia.”

Di kesempatan terpisah, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyampaikan “TECHTalk di Kura Kura Bali merupakan kolaborasi antara UID Creative Campus dengan TsingHua University dan rekanan global terkemuka. TECHTalk akan menempatkan Bali sebagai destinasi yang memberikan akses terhadap talenta dan inovasi yang akan menarik peserta lokal maupun internasional.

Partisipasi Grab dalam TECHTalk TsingHua SEA sejalan dengan Master Plan 2020 ‘Grab 4 Indonesia’ dimana Grab berkomitmen untuk mendukung target pemerintah Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar Asia Tenggara pada 2020 melalui investasi senilai US$700 juta. Ini termasuk mendukung pertumbuhan ekosistem startup teknologi di Tanah Air melalui program Grab Ventures dengan penambahan investasi senilai Rp 3 Triliun (US$250 juta) bagi para startup Tanah Air. Grab Ventures bertujuan untuk membantu startup–startup Indonesia pilihan untuk tumbuh lebih cepat di tingkat nasional dan juga Asia Tenggara dengan menyediakan dukungan menyeluruh termasuk akses terhadap pasar (market access), mentorship, keahlian teknologi, dan investasi strategis.

News Feed