Tower Bersama Group Jalankan Program Pelatihan Site Maintenance untuk Lulusan SMK

JAKARTA – Tower Bersama Group (“TBG”) melalui salah satu anak usahanya, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (“TBIG”) memberikan kesempatan kepada siswa alumni Program Kurikulum Unggulan TBIG untuk mengikuti Program Pelatihan Kerja di bidang site maintenance untuk wilayah Surabaya dan Malang. Para lulusan SMK 45 Surabaya dan YPM 1 Sidoarjo yang mengikuti program Kurikulum Unggulan TBIG 2017-2018, mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program pelatihan kerja di mitra kerja TBG. Program pelatihan yang akan berjalan selama tiga bulan ini memberikan kesempatan bagi alumni sekolah kejuruan untuk mendapatkan tambahan keahlian, bimbingan dan pengalaman kerja dibidang site maintenance.

Gelombang pertama dilaksanakan di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Untuk menjalankan program ini, TBIG bekerja sama dengan tiga mitra kerjanya: PT Merekah Sukses, PT Dwipari Selaras, dan PT Nayaka Pratama. Ketiga mitra kerja ini masing-masing akan melakukan pelatihan kepada peserta program di Surabaya, Malang dan Jakarta. Proses penandatangan keikutsertaan program dilakukan antara peserta program dan mitra kerja di masing-masing sekolah peserta program.

Penandatanganan perjanjian keikutsertaan program ini dihadiri oleh Presiden Direktur PT Merekah Sukses, Riswanda Ginting dan Direktur Utama PT Dwipari Selaras Johan Yuda Wicaksana Sementara dari PT Tower Bersama Infrastructure Tbk diwakili oleh Regional Manager Jawa Timur Gaguk Supriyanto, Head of Vendor Management Department, Durachman dan Head of Corporate Social Responsibility Department, Fahmi S. Alatas.

Chief of Business Support Lie Si An mengatrakan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program Kurikulum Unggulan TBIG yang dijalankan sejak 2017 – 2018. “Bila tahun lalu mereka mendapatkan class room training mengenai soft skills seperti communication skill, business process dan core values maka di tahun ini lulusan dari SMK peserta program Kurikulum Unggulan TBIG mendapatkan kesempatan untuk mengalami langsung proses kerja dari site maintenance yang dilaksanakan oleh mitra kerja TBIG,” jelasnya seraya menambahkan bahwa Program Pelatihan Kerja ini selanjutkan akan diperluas ke Jakarta dan sebagian wilayah Sumatera.

Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi mengatakan bahwa CSR yang dijalankan perusahaan merupakan CSR berbasis nilai. “Kita menjalankan value based-CSR yang dapat memberikan nilai tambah berkesinambungan kepada para pemangku kepentingan perusahaan, termasuk kepada mereka yang berada dalam supply chain perusahaan,” jelasnya.

Herman menyampaikan bahwa TBIG secara konsisten menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan yang sejalan dengan program Nawacita yang dijalankan oleh pemerintah.

News Feed